Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer
Menampilkan postingan dari Januari, 2021

Uang di Bantal

Oleh M. Raji Fudin Adam menemukan selembar uang lima ribu rupiah yang dimasukan dalam sarung b… Baca selengkapnya Uang di Bantal

Sedang Terbata

Lelaki dengan kaos merah muda memandang ke arah kami secara bergantian. Lekukan lengan dan taria… Baca selengkapnya Sedang Terbata

Sorot Mata

Lelaki dengan tubuh kurus itu memesan dua gelas kopi, satu untuknya, dan satu untukku. Cara ia… Baca selengkapnya Sorot Mata

Arnold dan Ayam

Oleh M. Raji Fudin Arnold adalah nama kucing Ali. Setiap hari Arnold diberi makan sekadarnya l… Baca selengkapnya Arnold dan Ayam

Ratusan Surat

Sekar tampak ragu, ia enyahkan setiap surat yang datang setiap minggu. Surat-surat yang makin men… Baca selengkapnya Ratusan Surat

Galeri Saryadi

Oleh M. Raji Fudin Hujan dengan halus menimpa daun, ranting, dan tanah di Kota Tua. Kelembutan … Baca selengkapnya Galeri Saryadi

Hutan Terlarang

Pengeras suara tingkat RT beberapa kali berbunyi di Kampung Gunungsari. Pak RT selalu mengulang k… Baca selengkapnya Hutan Terlarang

Jembatan Merah

Oleh M. Raji Fudin Jembatan itu menghubungkan Jalan Suryaatmaja ke Jalan Mangunsarkoro. Panjan… Baca selengkapnya Jembatan Merah

Perpustakaan Berdebu

Oleh M. Raji Fudin Seperti perpustakaan kota lain, di kota ini gedung yang berisi arsip dan buk… Baca selengkapnya Perpustakaan Berdebu

Hujan-Hujan Januari

Oleh M. Raji Fudin Tahun baru saja berganti dan belum berlari terlalu jauh. Musim hujan mengisi… Baca selengkapnya Hujan-Hujan Januari

Perihal Seorang Kakek

Ketika senja telah usai, dan Maghrib sudah terlaksana bersama. Saya dan sahabat berada di sebuah … Baca selengkapnya Perihal Seorang Kakek

Kalung Emas

Oleh M. Raji Fudin 1 Samsuri baru saja pergi dengan motor bebek tuanya. Siang hari jalanan pan… Baca selengkapnya Kalung Emas

Gita Anjani: Penggal Kedua

Oleh M. Raji Fudin Batas kota baru dilewati dan perjalanan belum ada separuh. Masih ada dua kot… Baca selengkapnya Gita Anjani: Penggal Kedua

Mimpi Kedua Bersama Sekar Rembulan

Setelah sekian lama, saya bisa tidur sebelum pukul 23.59 WIB. Bunga tidur pun menampilkan Sekar R… Baca selengkapnya Mimpi Kedua Bersama Sekar Rembulan

Balai Walikota

Oleh M. Raji Fudin Kantor Balaikota masih mempertahankan bangunan kolonial. Seperti negeri ini … Baca selengkapnya Balai Walikota

Rindu yang Tak Berkesudahan

Ada seorang perempuan yang sudah cukup lama hadir. Ia melahirkan banyak puisi dan kisah. Kami… Baca selengkapnya Rindu yang Tak Berkesudahan

Bakso Bogem

Oleh M. Raji Fudin Sabar membuka warung tenda baksonya pukul tujuh pagi dan akan menutupnya se… Baca selengkapnya Bakso Bogem

Tiga Ribu Rupiah

Kejadian ini sudah lama sekali, tapi sangat melekat di kepala saya. Ketika itu saya pulang ke k… Baca selengkapnya Tiga Ribu Rupiah

Ranting Ketiga Belas

Oleh M. Raji Fudin Ini hutan kedua yang dikunjungi dalam sehari, untuk mencari sebuah ranting,… Baca selengkapnya Ranting Ketiga Belas

Lelaki di Atas Dingklik

Seorang lelaki duduk di sebuah dingklik mungil, seusai menyajikan minuman yang kupesan. Ia duduk… Baca selengkapnya Lelaki di Atas Dingklik

Gita Anjani: Penggal Pertama

Oleh M. Raji Fudin Pasar bunga itu terlihat lebih rapi dan lebih aneh. Pemerintah kota memperb… Baca selengkapnya Gita Anjani: Penggal Pertama