Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Gita Anjani: Penggal Pertama

By M. Raji Fudin
Gambar Pendukung

Pasar bunga itu terlihat lebih rapi dan lebih aneh. Pemerintah kota memperbaiki trotoar dan menambah hiasan jalan. Ada bunga logam besar berwarna perak dan lampu jalan bercabang dua ke atas tertutup kubah runcing berwarna tembaga. Bola-bola beton diletakan di tepian dan beberapa bangku menghadap ke museum kota, tepat di depan pasar dipisahkan Jalan Suria Soemantri. Bangunan pasar dibuat dua lantai sangat terbuka, dengan lapak yang bersaing ketat di bawah dan setumpuk bunga simpanan di atasnya. Di ujung selatan ada taman besar yang bisa digunakan untuk parkir.

Semalam, Gita meminta dibelikan seikat mawar. Amran lupa sejak kapan Gita suka bunga, terlebih mawar. Ia hanya tahu Gita suka makan. Makanan favoritnya cukup gampang ditemukan, Bakso. Tapi warung bakso kesukaannya ada di luar kota. Melewati jalanan panjang lintas provinsi dan beberapa lereng juga kaki gunung.



Image by congerdesign from pixabay.

Posting Komentar untuk "Gita Anjani: Penggal Pertama"

    Dapatkan cashback reksa dana dari Bibit senilai Rp25,000. Masukkan kode referral kopikim saat pendaftaran. Download Sekarang