Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Sampai Jumpa di Jogja

By Abdul Hakim

Ilustrasi Konten

Ben dan Jody itu ibarat hati dan kepala. Hati dan kepala punya masalahnya sendiri-sendiri, tapi yang satu gak bakalan bisa survive tanpa yang lain. Begitulah kalimat yang saya ingat dalam film "Filosofi Kopi" — tentang persahabatan keduanya, dengan masa lalu masing-masing.

Kisah Ben dan Jody, membawa saya pada pertemuan dengan seorang manusia. Raji namanya. Seseorang yang dipertemukan tuhan di Kota Semarang. Kota yang penuh kenangan, dan segala perbincangan yang menarik. Tentu saja, dengan sosok Raji ini. Sekaligus menjadi titik awal saya — menulis lebih banyak dari biasanya.

Kecintaan terhadap kopi, sastra, dan akademik. Juga saya temukan dari sosok Raji. Barangkali, dari sekian manusia yang pernah saya temui. Dialah sosok yang mau berlama-lama berbincang perihal ketiganya. Sesekali soal asmara, bahkan Blackpink.

Tak hanya itu, kami pun pernah melakukan banyak perjalanan. Hanya untuk kopi. Sampai ke Posong Temanggung, seperti dalam film pendek filosofi kopi. Seolah meragakan Ben dan Jody di dunia nyata.

Lebih dari itu, sastra punya perbincang yang lebih memakan waktu. Dari novel, novela, cerpen, sampai puisi. Sesekali kami berdebat, tentang penulis dengan beragam karyanya.

***

Semarang pun hujan malam ini. Semoga tengadah doa terkabul. Terutama pada sosok sahabat saya ini. Yang menemani saya berkeliling. Sebelum saya pergi ke kota lain esok hari.

Di atas motornya kami melepas rindu untuk berbincang. Sambil berkeliling, sebagaimana rutinitas masa lalu, yang menyenangkan, dan tentu saja — obrolan yang menarik bagi kami. Setidaknya, motor miliknya, telah mengantarkan kami ke banyak tempat. Bahkan dari sekadar obrolan remeh temeh kepenulisan — dan kami pergi ke pulau lain — membawa hasil karya kami.

Selepas berkeliling dan sampai di indekos saya. Beberapa kalimat saling terucap, selain doa yang utama. Ada kalimat yang berkenang bagi saya malam ini, "Teruslah menulis," ialah hal yang kami sepakati. Dua kepalan kami saling bertemu sebagai tanda salam. "Sampai jumpa di Jogja," Ucapnya.

Apa yang akan kami lakukan di Jogja?

Pada suatu hari, akan saya ceritakan.

Posting Komentar untuk "Sampai Jumpa di Jogja"

    Dapatkan cashback reksa dana dari Bibit senilai Rp 25,000. Masukkan kode referral kopikim saat pendaftaran. Download Sekarang